Karya Pujangga Dekil
Serang 31 Maret 2019
Mendung pekat di ujung sana semakin mendekat. Angin menderu-deru menerpa tubuh yang lemah itu.
Tertatih-tatih ia melangkah ditelusuri kelokan lembah. Terjatuh dari atas tebing ia lemah terpuruk.
Apakah alam tak lagi menerima buruknya diriku? Apakah hidup untukku kejam mencengkram bagaikan jepitan?
Hidup tak mampu matipun tak bisa lagi. Berjalan dan berlari dengan kerangka yang kosong.
Serang 31 Maret 2019
Mendung pekat di ujung sana semakin mendekat. Angin menderu-deru menerpa tubuh yang lemah itu.
Tertatih-tatih ia melangkah ditelusuri kelokan lembah. Terjatuh dari atas tebing ia lemah terpuruk.
Apakah alam tak lagi menerima buruknya diriku? Apakah hidup untukku kejam mencengkram bagaikan jepitan?
Hidup tak mampu matipun tak bisa lagi. Berjalan dan berlari dengan kerangka yang kosong.
Komentar
Posting Komentar