Karya Pujangga Dekil
Serang 2 April 2019
Ketermenungan panjang bersama derai hujan. Ketidak tahuan menjadikan lengangnya pikiran.
Pintu itu lenyap dalam kegelapan. Kekalutan menghadirkan bayang-bayang runtuhan.
Sunyi senyap bagaikan negeri tarsan. Jiwa ibah meminta rasa keadilan.
Duhai alam keras yang berserakan! Mungkinkah hari itu akan datang?
Wahai pemilik semesta dalam peraduan! Apakah jiwa hina menjadi terang?
Bila tanya tak mungkin diuraikan. Bila mimpi tak lagi digenggamkan.
Biarlah hangus bersama semua penantian. Karena fatamorgana telah merengkuh harapan.
Komentar
Posting Komentar