Narasi Pembuka
Ada cinta yang tak perlu diumbar, tak perlu diumumkan kepada dunia—cukup hadir dalam diam, dalam laku yang tak kasat mata. Puisi ini adalah ungkapan dari cinta yang tidak meminta, hanya ingin menjadi sesuatu yang menemani dari kejauhan, seperti angin yang setia meski tak pernah disadari.
Aku Ingin Menjadi Angin
Oleh: Pujangga Dekil
Aku ingin menjadi angin yang tak kau tahu,
menyusup di sela rambutmu
saat senja hampir kehilangan warna.
Aku ingin menjadi bisu
seperti jendela
yang menatapmu pulang
tanpa pernah bertanya: dari mana?
Aku ingin menjadi yang tak kau jaga,
seperti bayang-bayang
yang tetap setia
meski tak pernah kau peluk.
Komentar
Posting Komentar